Tidak Sarapan Mudah Mengalami Atrofi Otak (manfaat sarapan sarapan makan pagi) Arsip.info adalah portal perpustakaan digital Indonesia yang berisi arsip artikel, berita, dan foto yang bermutu dan berkualitas dari sumber-sumber terpercaya.manfaat sarapan, sarapan, makan pagimanfaat sarapan, sarapan, makan pagimanfaat sarapan, sarapan, makan pagimanfaat sarapan, sarapan, makan pagi


Arsip > Kesehatan > Gaya Hidup > Sarapan >
Jasa Pembuatan Website Profesional
Professional Web Designer / Web Development!
Jumat Legi, 14 Nopember 2008 - 01:05 WIB

Tidak Sarapan Mudah Mengalami Atrofi Otak

Kesehatan - Apabila seorang anak sering tidak sarapan, maka otak besarnya yang sedang berkembang mungkin akan mengalami penyusutan (atrofi), sehingga mempengaruhi pertumbuhan intelegensia.
Tidak Sarapan Mudah Mengalami Atrofi Otak
Apakah anak Anda karena harus bangun pagi bersekolah sehingga sering tidak sarapan? Menurut laporan "Lian-he Zaobao" surat kabar terbitan Singapura, apabila seorang anak di pagi hari sering tidak sarapan, maka otak besarnya yang sedang tumbuh mungkin akan mengalami atrofi, sehingga mempengaruhi pertumbuhan intelegensia.

Para peneliti bagian makanan dan gizi di Rumah Sakit Alexander telah meneliti pada rumah tangga di enam negara di Asia tentang apakah anak-anak sarapan di pagi hari, bagaimana pertumbuhan otak dan prestasi belajar mereka, alhasil ditemukan, anak didik yang tidak sarapan, selain konsentrasinya agak kurang, juga lamban dalam merespons.

Para peneliti menunjukkan, "Apabila sarapan di pagi hari terabaikan dalam jangka panjang, otak anak dapat mengalami penyusutan, meskipun di kemudian hari telah memulihkan pola makan yang sehat, bergizi cukup, namun otak yang sudah menyusut tidak dapat pulih kembali, mereka akan berubah menjadi bodoh."

Sedang para ahli Amerika juga telah melakukan penelitian terhadap anak didik, mereka yang datang ke sekolah, sebagian sarapan, sebagian lagi tidak, terungkap bahwa mereka yang tidak sarapan, responsnya terhadap angka agak lemah, sedangkan yang sarapan lebih sensitif. Teristimewa kalau jam pertama adalah pelajaran matematika, maka anak yang sarapan menunjukkan prestasi yang jauh lebih baik daripada yang tidak.

Para peneliti menunjukkan bahwa penyampaian akan pentingnya sarapan oleh para guru yang secara langsung kepada anak didik adalah yang paling efektif.

Rumah Sakit Alexander dan Lembaga Promosi Kesehatan Singapura melalui para pendidik menanamkan pengetahuan tersebut, dengan sedikit usaha yang dicurahkan ini telah memperoleh hasil yang besar.

Selain itu, penanggung jawab penelitian tersebut juga menunjukkan peran orang tua terhadap kebiasaan makan anak, "Para orang tua hendaknya menanamkan kebiasaan makan bersama de-ngan anak-anak mereka, setidaknya pada saat makan pagi atau makan malam, selain dapat menanamkan kebiasaan baik bagi anak, juga dapat mempererat hubungan antara anak dan orang tua."

Sumber: Erabaru - URL Sumber: klik di sini
URL Arsip: http://arsip.info/08_11_14_010528.html

 

[ Kirim Tanggapan Atas Artikel Ini ]
Untuk mengirim tanggapan anda harus mendaftar dulu di sini

Selasa Wage, 06 Januari 2009
Arsip Gateway
ID Member
Kata Sandi
Fitur Spesial
Polling Minggu Ini
Apakah anda pernah melakukan korupsi?
Sering sekali
Sering
Jarang
Tidak pernah

Download Arsip
Kalender Bulan Ini
M S S R K J S
        01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Arsip Masa Lalu

Online Statistics

Real IP Address   User IP Address
Your IP   [ 38.103.63.61 ]

Web Statistics  Realtime Statistics
Total Hits   Total Hits : 82.537.764
Total Hits for This Month   Month : 1.451.478 Hits
Total Hits for Today   Today : 155.487 Hits
Number of Online Users   Online : 337 Users

Server Statistics  Server Performance
Average Load   Average Load: 0.37 ms
Server Uptime   Uptime: 99.6%
Condition   Status: Good

| Ketentuan | Tentang Kami | Hubungi Kami |
Copyright © 2006-2007, Arsip.Info, Jogjakarta, Indonesia
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia